Renungan Firman

Testimony

Hari Kudus yang hampir terlupakan.

KONTEK HARI KETUJUH(PERHENTIAN) BAGI UMAT MANUSIA,

Kita secara umum mengenal hari ketujuh(perhentian) ketika Bapa Surgawi Sang Pencipta langit dan bumi menyelesaikan seluruh ciptaanNya, IA berfirman " Demikianlah  diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya, ketika Tuhan pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuatNya itu,  BERHENTILAH IA PADA HARI KETUJUH dari segala pekerjaan yang telah dibuatNya itu, lalu TUHAN MEMBERKATI HARI KETUJUH ITU DAN MENGUDUSKANNYA, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuatNya itu" (Kejadian 2 : 1- 3).

Sangat menarik sekali untuk kita renungkan, mengapa Bapa Surgawi memberkati hari ketujuh, dan menetapkan sebagai hari yang kudus dan hari untuk beristirahat setelah IA menyelesaikan seluruh ciptaanNya dalam enam hari lamanya, apakah Tuhan sangat lelah? tentu saja IA tidak lelah, ada maksud tujuan agar Adam dan Hawa mencontoh untuk kebaikan keturunannya bagi umat manusia, hari ketujuh sebagai hari istirahat, agar pada hari itu seluruh umat manusia dapat mendekati diri kepada Sang PenciptaNya, tentunya Tuhan ingin seluruh umatNya melestarikan hari ketujuh bagi penyembahan dan pujian untuk datang kehadiratNya, untuk itu IA menguduskan dan memberkati hari itu.

KONTEK HARI SABAT(KETUJUH) BAGI BANGSA ISRAEL.

Kita mengenal Sabat (hari ketujuh) dari firman TUHAN, yang disampaikan melalui nabi Musa untuk bangsa Israel, ketika bangsa Israel ditebus oleh Sang Pencipta keluar dari tanah perbudakan di Mesir ketika bangsa ini dalam perjalanan ke tanah perjanjian (Kanaan), ketika bangsa ini tiba di padang gurun Sinai, TUHAN memanggil Musa sebagai pemimpin bangsanya untuk naik ke gunung Sinai, kemudian kita mengenal firman yang disampaikan ke Musa untuk bangsanya " 10 firman", dari 10 perintah firman tsb diantaranya tentang hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN (Kel. 20:8- 10).

Baiklah kita lihat firman tsb adalah sebuah perintah untuk bangsa Israel harus lakukan dalam kitab Keluaran 31 : 12-14) sbb.:

Berfirmanlah TUHAN  kepada Musa : Katakanlah kepada orang Israel demikian akan tetapi hari-hari Sabat KU harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara AKU dan kamu, turun temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa AKU-lah TUHAN, yang menguduskan kamu, haruslah kamu pelihara hari Sabat, sebab itulah hari kudus bagimu, siapa yang melanggar kekudusan hari Sabat itu, pastilah ia dihukum mati, sebab setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari itu, orang itu harus dilenyapkan dari antara bangsanya"

Kesimpulan untuk bangsa Israel untuk merayakan hari Sabat adalah satu perintah TUHAN yang harus DIJALANKAN, dan dilestarikan turun menurun, sampai hari ini bangsa Israel (Yahudi) masih menjalankan perintah tsb. Sepanjang Perjanjian Lama, TUHAN selalu mengingatkan kembali melalui nabi-nabiNya untuk memelihara hari Sabat seperti tertera dalam Kitab. Neh. 13 : 18, Yes. 58 : 13, Yer. 17 :19-27, Yeh. 22: 8)

KONTEK HARI SABAT DI PERJANJIAN BARU.

Karena Kitab Perjanjian Lama adalah dasar Hukum yang diambil untuk sebagai dasar dalam Perjanjian Baru, seperti apa yg dikatakan oleh Tuhan Yesus sendiri dalam kitab Matius 5 : 18 sbb.:

" Karena Aku berkata kepadamu : Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi"

dan Tuhan Yesus sendiri berkata kepada murid-murid Nya dalam kitab Markus 2: 28 dan Lukas 6 : 5 sbb.:

" Jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat "

Jadi Tuhan Yesus adalah teladan kita semua orang Percaya dalam Perjanjian Baru untuk menghormati "Hari Sabat, karena IA sendiri menggunakan hari Sabat sebagai hari ibadahNya kepada Bapa dan membaca Alkitab (Lukas 4 :16), dan murid2 Tuhan pun menghormati hari Sabat (Lukas 23:56), bahkan Rasul Paulus setiap hari Sabat beribadah dan memberitakan Firman Tuhan( Kis. para rasul 17 : 2).

Tuhan Yesus tidak pernah membatalkan  hari Sabat untuk diganti hari lain, IA menyatakan bahwa hari Sabat itu ditentukan untuk kesejahteraan yang mendatangkan kebaikan rohani dan jasmani untuk umat manusia, supaya pada hari itu kita harus berhenti dari kesibukan2 pekerjaan kita dan beribadah kepada Tuhan, mereka yg mengabaikan prinsip hari Sabat ini akan menghancurkan dirinya sendiri. bahkan firman Tuhan dalam Yesaya 58:13- 14: Jika kita menghormati hari Sabat, IA memberikan "Hari Kenikmayan" dan hari kudus Tuhan menjadi "Hari yang Mulia" untuk kita dan bahkan IA berjanji kita akan mengendarai kendaraan Kemenangan dan bersenang-senang karena TUHAN'

" Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat"  Markus. 2 : 27.

HARI SABAT (HARI KETUJUH) ADALAH HARI SABTU.

Saat ini hari Sabat (ketujuh) hampir menjadi hari yang terlupakan oleh umat Tuhan, Bukankah hari Sabat itu adalah hari ketujuh yaitu hari SABTU? Kalau kita melihat Kamus Bahasa kata Sabat kita dapat tahu bahwa itu adalah hari Sabtu, yang saat ini umat Percaya telah mengganti hari Sabat menjadi hari Minggu.

Alkitab dengan jelas membuktikan hari Sabat adalah hari Sabtu yaitu hari ketujuh dalam satu minggu. kita semua tahu hari kematian Yesus jatuh hari Jumat, oleh sebab itu kita namakan "Jumat Agung"  sebagai hari kematian Yesus, yang kita sering rayakan setiap tahun. Dari kitan Lukas 23 : 53 - 56 dan 24 : 1-2 mencatat tiga hari kegiatan kejadian dari kematian Yesus s/d. kebangkitanya sbb.:

1. Hari Jumat disaat kematian Yesus, ayat 53 dan 54 menunjukan persiapan untuk penguburan,

2. Hari Sabtu - hari Sabat dimana perempuan2 berhenti/istirahat, ayat 56,

3. Hari Minggu, hari pertama dimana Yesus bangkit (Lukas 24: 1 - 2)

dari kejadian 3 hari tsb kita dapat bukti bahwa hari Sabat adalah hari Sabtu, dan dalam Alkitab juga membuktikan hari Minggu adalah hari pertama dalam satu minggu (Lukas 24 :1 dan 1 Kor. 16: 2), dan Alkitab tidak menyebutkan Tuhan Yesus merubah hari Sabat menjadi hari Minggu.

MASIH RELEFANKAH HARI SABAT BAGI UMAT TUHAN SAAT INI?

Jelas bahwa gereja mula-mula mereka masih memelihara hari Sabat sebagai hari untuk beribadah, kita bisa melihat rasul Paulus menggunakan hari Sabat berturut-turut untuk ibadah dan menyampaikan firman Tuhan. (Kis. 17 : 2)

"Pada hari ini, jika kamu mendengar suaraNya, janganlah keraskan hatimu" Ibr. 4: 1

" Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh bagi umat Tuhan " Ibr. 4 : 9.

kita mempunyai prinsip-prinsip kuat untuk percaya bahwa hari Sabat tetap berlaku bagi orang Percaya dan kita harus menguduskan hari Sabat, yang ditetapkan oleh Tuhan Yesus sendiri ketika menyelesaikan seluruh ciptaanNya, ini bukan sekedar tradisi orang Yahudi, ini ketetapan Sang Pencipta untuk umat manusia sebelum Hukum Taurat Musa ada. ini janjiNya untuk kita semua APABILA KITA MENGHORMATI HARI SABAT dalam Yes. 58:14

" Maka engkau akan bersenang-senang karena Tuhan dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit dibumi dengan kendaraan kemenangan, sebab mulut TUHAN-LAH YANG MENGATAKANNYA"

"Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, Maka seluruh Umat Manusia akan datang untuk sujud menyembah dihadapan KU firman TUHAN '  Yes. 66:23      amin...... amin

APAKAH TUHAN MENGGANTI HARI SABAT MENJADI HARI MINGGU?

Saudara tidak akan mendapatkan satu ayatpun dalam Alkitab yang mengatakan Hari Sabat adalah hari Minggu atau Tuhan Yesus telah menggantinya hari Minggu sebagai ganti hari Sabat. memang ada firman yang mengatakan semua hari sama (Roma 14: 5-6), tetapi tidak menggantikan hari Sabat menjadi hari Minggu.

Dari kitab nabi Daniel 7: 24-25 telah dinubuatkan akan ada seorang raja muncul untuk  Penyesatan-penyesatan akan terjadi untuk mengubah waktu, saat ibadah khusus dan hukum hukum Tuhan, dan akan terjadi penganiayaan2 orang-orang kudus. Dan ini semua telah digenapi ketika Kaisar Constantine yang memerintah, hari penyembahan umat Tuhan hari Sabat telah diganti dengan hari Minggu, karena untuk menghormati hari Minggu hari dewa Matahari, dan waktu itu mendapatkan dukungan kekuasaan gereja Roma yang berkuasa saat itu, begitulah penyesatan2 itu terjadi sampai kini.

Bersyukur pada TUHAN yang memilih orang-orang pilihanNya sampai hari ini masih ada gereja-geraja yang masih memelihara hari Sabat sebagai hari kudus dan beribadah pada hari Sabtu.

"Kuduskanlah hari Sabat KU, sehingga itu menjadi peringatan diantara Aku dan kamu, supaya orang mengatakan bahwa Aku-lah TUHAN mu"  (Yeh. 20 :20 )

pemrihatin : ev. daniel alamsjah, Hp. 0852 2869 3701.

 
 

Add comment


Security code
Refresh

Search

We Care of Them

Keluarga / Kerabat Anda menderita gangguan jiwa, ketergantungan NARKOBA, gangguan occultisme, dsbnya?

Prosedur lebih detail dan formulir pendaftaran bisa klik disini

Follow Us

Anda pengunjung ke

View My Stats