Renungan Firman

Testimony

Jangan Menyerah Pada Diri Anda Sendiri
IlustrasiMazmur 27:10
Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

Beberapa orang tampaknya terobsesi dengan merendahkan orang lain; mereka membicarakan hal-hal yang negatif tentang Anda atau seseorang yang Anda kasihi, atau sesuatu yang Anda minati. Anda tidak selalu dapat mengabaikan masukan negatif, tetapi jangan biarkan orang, sistem atau keadaan-keadaan lain mempengaruhi perkiraan Anda tentang nilai Anda.
 
Berhentilah Mengeluh

Coba renungkan penyampaian ini sebelum Anda mulai mengeluhkan berbagai hal yang terjadi dalam hidup Anda…

01]. Hari ini sebelum Anda mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

02]. Sebelum Anda mengeluh tentang rasa dari makanan yang Anda santap,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.


03]. Sebelum Anda mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.

 
Perjalanan rohani
ilustrasiPerjalanan rohani saya di masa anak-anak bukanlah sebuah perjalanan yang ideal. Dengan seorang papa yang "budha KTP" dan mama "simpatisan katolik". Saya di biarkan meng-eksplorasi sendiri kemana iman saya akan pergi.
Dalam himpitan ekonomi yang tidak ringan, Tentu tidaklah cukup waktu bagi orang tua saya untuk memupuk bagaimana iman seharusnya bertumbuh. Jangankan untuk menumbuhkan iman anak-anaknya, untuk bertahan hidup saja mereka sudah cukup pusing.

Saya hanya punya seorang kakak laki-laki yang lima tahun lebih tua (di masa itu mama saya sudah sadar KB demi masa depan anak-anaknya). Pertumbuhan iman kami, anak-anaknya di serahkan sepenuhnya ke sekolah katolik dimana kami di sekolahkan.
 
Kontroversi Penggunaan Nama Allah
AlkitabAda sekelompok orang Kristen yang tidak mau menggunakan nama “Allah” untuk sesembahan orang percaya dan mengganti nama Allah (contoh Kej. 1:1) dalam Alkitab terjemahan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dengan Eloim (seharusnya Elohim), nama “TUHAN” (contoh Kej. 2:4) dengan Yahweh, nama “Yesus Kristus” dengan Yeshua Hamasiah. Alasan mereka antara lain:

1. “Allah” adalah dewa/berhala yang disembah orang Arab sebagai dewa air, dewa bulan, dll.
2. Nama “Allah” berasal dari Babilonia yang menyembah berhala, lalu menyebar ke daerah Arab.
3. “Allah” adalah nama Tuhannya umat Islam, bukan umat Kristen.
4. Nama diri (proper name) Tuhan adalah Yahweh, berarti mengganti namanya dengan “Allah” adalah salah, bahkan menghujat Yahweh, karena telah mengganti namaNya dengan nama dewa atau berhala (1Taw. 16:26). Namun hal ini berarti semua kata penyebutan dalam bahasa apapun di dunia untuk Tuhan, misalnya dalam bahasa Inggris “God”, bahasa Jerman “Gott”, Perancis “Dieu”, Batak “Debata Mulajadi Na Bolon”, Sunda/Jawa “Gusti”, semuanya harus diganti dengan kata Yahweh dan Elohim, karena nama-nama lain identik dengan nama dewa.
5. Nama Yahweh harus dimuliakan dan dikuduskan (Kel. 20:7, Mat. 6:9) karena nama Yahweh adalah nama Tuhan yang satu-satunya dan turun temurun (Yes. 42:8, Kel. 3:15, Zak. 14:9).
 
Kaya, Tenar, dan Tampan Bukan Jaminan Bahagia

Seseorang yang memiliki kekayaan, ketenaran, dan tampang yang rupawan, ternyata tak melulu merasa bahagia. Bahkan, menurut penelitian terbaru yang dibesut para ahli psikologi Universitas Rochester, Amerika Serikat, alih-alih merasa bahagia, orang-orang semacam ini justru lebih sering dilanda rasa khawatir.

Sebagaimana dilaporkan Live Science, penelitian ini melibatkan 147 responden yang baru-baru ini lulus dari perguruan tinggi. Mereka diminta untuk menuliskan pencapaian dan hubungannya dengan tingkat kebahagiaan mereka selama dua tahun terakhir. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa responden membagi pencapaian mereka menjadi dua kategori: ekstrinsik (hal-hal semacam kekayaan, popularitas, dan citra diri) dan intrinsik (misalnya persahabatan yang kaya makna, kesehatan, dan pertumbuhan diri).

 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 6 of 11

Search

We Care of Them

Keluarga / Kerabat Anda menderita gangguan jiwa, ketergantungan NARKOBA, gangguan occultisme, dsbnya?

Prosedur lebih detail dan formulir pendaftaran bisa klik disini

Follow Us

Anda pengunjung ke

View My Stats