Renungan Firman

Testimony

Wisata Menarik di Magelang untuk Prewedding
Lokasi Foto Prewedding Siapa yang tak kenal Tempat Wisata Candi Borobudur? Ya, Candi ini sudah tersohor di seluruh penjuru dunia. Candi dengan latar belakang agama Buddha terbesar di Indonesia dan terbesar kedua di dunia. Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur untuk melihat keindahan salah satu kejaiban dunia dan tentunya ada juga yang punya tujuan beribadah pada hari waisak.

Saat ini daya tarik wisata sekitar Borobudur bukan hanya terletak pada Candi Borobudur, sudah muncul beberapa destinasi wisata baru. Salah satunya adalah Bukit Rhema atau yang banyak dikenal dengan sebutan Gereja Ayam. Bangunan ini mendadak menjadi perbincangan dunia dikarenakan keunikan arsitektur bangunannya. Menurut pendirinya, Daniel Alamsjah, Sebetulnya bangunan ini berbentuk burung merpati yang mempunyai makna lambang kesatuan, lambang perdamaian dan lambang ketulusan tetapi karena belum selesai dengan sempurna, orang mengira bangunan ini berbentuk ayam dan munculah sebutan Gereja Ayam. Bangunan ini sangat unik, wajib dikunjungi bagi Anda yang menginginkan destinasi wisata baru di sekitar Magelang (Jawa Tengah) maupun Yogyakarta.
 
Gereja Ayam Jadi Sorotan Dunia
Gereja Ayam Magelang
Indonesia seperti tidak ada hentinya melahirkan destinasi-destinasi wisata baru, bukan hanya karena keindahannya melainkan juga keunikan serta cerita dan latar belakang lain yang mendorongnya menjadi begitu terkenal. Salah satunya adalah Bukit Rhema yang dikenal dengan nama Chicken Church atau Gereja Ayam yang kini nama dan keberadaannya menghebohkan media baik dalam maupun media luar negeri.

Berdiri di salah satu bukit di Magelang, Jawa Tengah. Bukit Rhema yang berbentuk unik ini, berdiri seakan menyimpan begitu banyak misteri. Banyak sebutan untuk bangunan misterius ini seperti misalnya Gereja Ayam, Gereja Burung, Gereja Merpati, Bukit Rhema, Gereja Manukan, Bukit Merpati serta masih banyak sebutan lainnya.
 
Bong Chandra Ungkap Rahasia Suksesnya
Bong Candra
Bong Chandra, pemuda usia 24 tahun ini dikenal sebagai “Motivator Termuda di Asia”. Ia berhasil menjadi seorang milyader di usia yang sangat muda, tentu saja hal tersebut membuatnya menjadi idola banyak orang. Namun siapa sangka bahwa perjalanannya menuju kesuksesan ternyata penuh liku. Berikut adalah wawancara tim Solusi Life dengan Bong Chandra.

Bagaimana sih ceritanya hingga Anda bisa sukses seperti sekarang ini?
 
Saya dibesarkan di keluarga yang biasa saja. Orangtua saya seorang pengusaha. Namun saya dibesarkan dalam keadaan penuh kelemahan. Dalam artian yang pertama adalah kelemahan fisik. Waktu saya lahir, saya terkena penyakit flek paru-paru. Jadi waktu kecil saya suka kejang. Akhirnya hal itu membuat tubuh saya sangat kurus, dan hal tersebut membuat saya tidak percaya diri dan kuper.
 
Hari Kudus yang hampir terlupakan.

KONTEK HARI KETUJUH(PERHENTIAN) BAGI UMAT MANUSIA,

Kita secara umum mengenal hari ketujuh(perhentian) ketika Bapa Surgawi Sang Pencipta langit dan bumi menyelesaikan seluruh ciptaanNya, IA berfirman " Demikianlah  diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya, ketika Tuhan pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuatNya itu,  BERHENTILAH IA PADA HARI KETUJUH dari segala pekerjaan yang telah dibuatNya itu, lalu TUHAN MEMBERKATI HARI KETUJUH ITU DAN MENGUDUSKANNYA, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuatNya itu" (Kejadian 2 : 1- 3).

Sangat menarik sekali untuk kita renungkan, mengapa Bapa Surgawi memberkati hari ketujuh, dan menetapkan sebagai hari yang kudus dan hari untuk beristirahat setelah IA menyelesaikan seluruh ciptaanNya dalam enam hari lamanya, apakah Tuhan sangat lelah? tentu saja IA tidak lelah, ada maksud tujuan agar Adam dan Hawa mencontoh untuk kebaikan keturunannya bagi umat manusia, hari ketujuh sebagai hari istirahat, agar pada hari itu seluruh umat manusia dapat mendekati diri kepada Sang PenciptaNya, tentunya Tuhan ingin seluruh umatNya melestarikan hari ketujuh bagi penyembahan dan pujian untuk datang kehadiratNya, untuk itu IA menguduskan dan memberkati hari itu.

 
Dijauhkan kita dari api neraka!
Dijauhkan kita dari api neraka! Inga ! inga!
“Jikalau seorang berkata “ Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya tidak mungkin mengasihi Allah yang tidak dilihatnya” 1 Yohanes 4:20

Saudara2 yang dikasihi Tuhan, saudara harus tahu semua pendusta bagiannya nanti adalah didalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang, inilah kematian yang kedua. (Wahyu 21: 8, dan 27), berarti nama kita tidak akan tertulis dalam kitab kehidupan Anak Domba, alias masuk neraka…. Seremkan, mulai saat ini jangan suka Bohong lagi ya, walau itu hanya bohong kecil-kecilan, untuk kebaikan. kita harus inga ! inga ! Si iblis dijulukin oleh Tuhan Yesus sebagai bapa dari segala pendusta, kalau kita suka mendusta jadi kita adalah anak si iblis itu, kita tidak maukan?
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 2 of 11

Search

We Care of Them

Keluarga / Kerabat Anda menderita gangguan jiwa, ketergantungan NARKOBA, gangguan occultisme, dsbnya?

Prosedur lebih detail dan formulir pendaftaran bisa klik disini

Follow Us

Anda pengunjung ke

View My Stats